Kamis, 23 Februari 2012

Pengertian Bangsa


a.Bangsa

Pengertian bangsa

Bangsa adalah suatu komunitas etnik yang cirri-cirinya adalah: memiliki nama, wilayah tertentu, mitos leluhur bersama, kenangan bersama, satu atau beberapa budaya yang sama dan solidaritas tertentu. Bangsa juga merupakan doktrin etika dan filsafat, dan merupakan awal dari ideology nasionalisme.

Berikut pendapat beberapa para ahli tentang pengertian bangsa.

a.Ernest Renan (Perancis) = Bangsa adalah suatu nyawa, suatu akal yang terjadi dari 2 hal, yaitu rakyat yang harus hidup bersama-sama menjalankan satu riwayat, dan rakyatyang kemudian harus mempunyai kemauan atau keinginan hidup untuk menjadi satu.

b.Otto Bauer (Jerman) = Bangsa adalah kelompok manusia yag memiliki kesamaan karakter. Karakteristik tumbuh karena adanya persamaan nasib.

c.F. Ratzel (Jerman) = Bangsa terbetuk karena adanya hasrat bersatu. Hasrat itu timbul karena adanya rasa kesatuan antara manusia dan tempat tinggalnya (paham geopolitik).

Jadi dari definisi diatas, bangsa adalah suatu kelompok manusia yang memiliki karakteristik dan ciri yang sama (nama, budaya, adat), yang bertempat tinggal di suatu wilayah yang telah dikuasai nya atas sebuah persatuan yang timbul dari rasa nasionalisme serta rasa solidaritas dari sekumpulan manusia tersebut serta mengakui negaranya sebagai tanah airnya.
pada tanggal 28 Oktober 1928, diadakanya kongres pemuda dua merupakan tanda lahirnya bangsa Indonesia yaitu dengan di ikrarkannya sumpah pemuda oleh para pemuda dari seluruh penjuru indonesia. sumpah pemuda ini antara lain senagai berikut:
Sumpah Pemuda
Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu tanah Indonesia
kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu bangsa Indonesia
kami putra dan putri Indonesia mengaku menjunjung tinggi bahasa persatuan bahasa Indonesia
dari kalimat kedua mengaku berbangsa satu itulah tanda bahwa bangsa indonesia telah lahir. dan 17 tahun kemudian bangsa yang sudah terlahir itu akhirnya merdeka pada tanggal 17 agustus 1945 yang merupakan jumbatan emas dan mendirikan negara pada hari berikutnya pada tanggal 18 Agustus 1945 sebagai syarat di dirikannya negara pada saat itu disahkannya UUD, dilantiknya Persiden dan wakil Presiden. jadi kalau di lihat dari sejarah bangsa kita berbeda dengan bangsa lainnya kalau bangsa lain negara dulu terbentuk baru kemudian bangsanya terlahir tetapi kalau NKRI BAngsanya dulu terlahir baru negaranya terbentuk. MERDEKA, MERDEKA, MERDEKA UNTUK SELAMA - LAMANYA!!!!!!!!!!!
Pendapat beberapa ahli kenegaraan tentang terbentuknya bangsa :
  1. Joseph Stalin
   Suatu bangsa terbentuk secara historis, merupakan komunitas rakyat yang stabil yang terbentuk atas dasar kesamaan bahasa, wilayah, ekonomi serta perasaan psikologis yang terwujud dalam budaya bersama.   Secara alamiah proses terbentuknya bangsa adalah dimulai dari adanya sekelompok manusia yang ingin bersatu, diikuti keluarga, lalu terbentuklah suku, dan berkembang menjadi masyarakat dan akhirnya terbentuklah sebuah bangsa.
   Sedangkan unsur pokok terbentuknya bangsa meliputi:
      • persamaan sejarah
      • persamaan cita - cita
      • kondisi objektif lain seperti bahasa, ras, agama dan adat istiadat
  1. Friedrich Hertz
  Ada empat unsur yang berpengaruh dalam terbentuknya suatu bangsa, yaitu :
      • Keinginan untuk mencapai kesatuan nasional yang terdiri atas kesatuan sosial, ekonomi, politik, agama, kebudayaan, komunikasi, dan solidaritas
      • Keinginan untuk mencapai kemerdekaan dan kebebasan nasional sepenuhnya yaitu bebas dari dominasi dan campur tangan bangsa asing dalam urusan dalam negeri
      • Keinginan akan kemandirian, individualitas, keaslian atau kekhasan, dan keunggulan
      • Keinginan untuk menonjol di antara bangsa - bangsa lain dalam mengejar kehormatan pengaruh dan prestise
  1. Hans Kohn
   Bangsa terbentuk karena persamaan bahasa, ras, agama, peradaban, wilayah, negara dan kewarganegaraan. Suatu bangsa tumbuh dan berkembang dari akar yang terbentuk dari proses sejarah. Kebanyakan bangsa terbentuk karena adanya faktor - faktor objektif tertentu yang membedakannya dengan bangsa lain, yakni kesamaan keturunan, wilayah, bahasa, adat istiadat, kesamaan politik, dan agama. Dengan demikian faktor objektif terbentuknya suatu negara adalah adanya kehendak atau kemauan bersama yang disebut "NASIONALISME".



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar